Bagus mana pendidikan Jepang atau Finlandia? (Bagian IV)


Demografi Negara Menentukan Kinerja Sistem Pendidikan?

FINLAND MAPSentimen tetap eksis pada kesuksesan pendidikan Finlandia ini. Sentimen itu misalnya datang dari Amerika Serikat yang menekankan pada homogenitas penduduk Finlandia.

Pasi Sahlberg menekankan bahwa bukunya tidak dimaksudkan menjadi pedoman ketat untuk memperbaiki sistem pendidikan di negara-negara lain. Keadaan setiap negara berbeda. Dibandingkan dengan Amerika atau Indonesia misalnya, Finlandia adalah negara kecil dengan populasi yang jauh lebih homogen daripada Amerika Serikat atau Indonesia.

Namun, Sahlberg tidak berpikir bahwa masalah ukuran atau homogenitas sebuah negara harus membuat kita mengabaikan contoh Finlandia. Finlandia adalah negara yang relatif homogen – pada 2010, hanya 4,6 persen penduduk Finlandia lahir di negara lain, dibandingkan dengan 12,7 persen di Amerika Serikat. Namun jumlah penduduk kelahiran asing di Finlandia meningkat dua kali lipat selama dekade hingga 2010, dan kualitas pendidikan Finlandia tetap tidak kecolongan. Imigran cenderung berkonsentrasi di daerah-daerah tertentu, menyebabkan beberapa sekolah menjadi jauh lebih beragam daripada yang lain, namun belum ada banyak perubahan pada kurangnya variasi sekolah Finlandia dalam survei PISA di periode yang sama.

Populasi penduduk Finlandia adalah 5,4 juta jiwa. Jauh dari jumlah penduduk satu negara Indonesia. Populasi penduduk Jakarta saja masih lebih banyak (sekitar 9 juta jiwa). Populasi penduduk satu negara Finlandia setara dengan penduduk provinsi Riau. Dan tentunya, etnis penduduk Indonesia sangat beragam.

Samuel Abrams, peneliti dari Columbia University Teachers College, pernah membahas pengaruh ukuran dan homogenitas penduduk suatu negara pada kinerja pendidikan negara dengan membandingkan Finlandia dengan negara Skandinavia lainnya: Norwegia. Layaknya Finlandia, Norwegia kecil dan lumayan homogen. Tapi tidak seperti Finlandia, Norwegia memiliki kebijakan pendidikan yang lebih mirip Amerika (privatisasi) daripada Finlandia. 

Hasilnya? Performa Norwegia pada survei PISA biasa-biasa saja. Abrams menyatakan,kebijakan pendidikan lebih penting dalam menentukan keberhasilan pendidikan negara daripada ukuran negara tersebut atau keanekaragaman etnis di negara itu. 

Ekonomi Berbasis Ilmu Pengetahuan

Ketika pembuat kebijakan Finlandia memutuskan untuk mereformasi sistem pendidikan negaranya di tahun 1970-an, mereka melakukannya karena mereka menyadari bahwa untuk menjadi kompetitif, Finlandia tidak bisa mengandalkan pada sektor manufaktur atau sumber daya alam mereka yang minim dan sebaliknya harus berinvestasi dalam ekonomi berbasis ilmu pengetahuan.

Pengalaman Finlandia menunjukkan bahwa untuk menuju tujuan itu, negara harus menyiapkan bukan hanya beberapa penduduknya dengan baik, tetapi semua penduduknya dengan baik, untuk ekonomi baru. Untuk memiliki sekolah terbaik di dunia mungkin masih belum cukup baik jika ada anak-anak yang tertinggal. 

Karena kadang beasiswa, education voucher system, atau sekolah gratis yang cuma satu dua, tidaklah cukup. Selain itu, “anak-anak yang tertinggal” kadang tidak melulu karena soal ekonomi orang tua, tapi ada juga karena “uneducated parents“. Orang tua yang tidak sadar tentang pentingnya pendidikan bagi seorang anak. Dan orang tua macam ini eksis di lapisan ekonomi rendah hingga ekonomi tinggi (keluarga elite).

Sistem Ekonomi dan Sosial Finlandia

Berbicara dengan pendidikan sebuah negara, tentu tak lepas dengan pemerintah menjalankan suatu negara. Ya kan kebijakan pendidikan yang ngeluarin pemerintah.

Finlandia bukanlah negara sosialis, baik secara sosial maupun ekonomi, tetapi dijalankan kini oleh pemerintah konservatif (menurut standar Eropa) dan sebelumnya juga dipimpin kaum konservatif (partai para pengusaha) atau disebut juga dengan “Center“, yang merupakan partai kaum petani. 

Sektor privat diperbolehkan masuk (tidak seperti pada sistem sosialisme sejati), tapi pajak cukup tinggi karena semua layanan publik digratiskan. Singkatnya, untuk sektor-sektor yang menyangkut hajat hidup orang banyak (kesehatan, pendidikan, dll) digratiskan; selebihnya untuk sektor-sektor selain itu (kebutuhan sekunder ke tersier ke kemewahan), swasta boleh masuk (ya contohnya kayak Nokia itu). 

Finlandia lebih berfokus pada kesetaraan kesempatan. Finlandia adalah negara kecil yang tidak mau bakat apapun yang dimiliki setiap warga negaranya menjadi sia-sia, tidak mau terkonsentrasi di bagian utara atau selatan negara saja,tidak mau spesifik dimiliki oleh si miskin atau si kaya saja, dan tidak mau spesifik bagi yang dibesarkan di desa atau di kota.

Mereka meyakini bahwa kesetaraan dalam pembelajaran dini akan memungkinkan anak-anak untuk menemukan potensi sejati mereka ketika mereka tumbuh dewasa.

Apakah kesuksesan sistem pendidikan Finlandia ini terlalu utopia bagi negara lain? Terlalu mustahil?

Pasi Sahlberg menyatakan bahwa walaupun bukunya bukan ditujukan sebagai pedoman strict untuk meraih kesuksesan dalam sistem pendidikan, tapi bukunya dapat dijadikan sebagai “pamflet harapan”. Finlandia 20 tahun lalu adalah negara miskin yang bergantung pada sektor agrikultur. Namun, mereka berhasil bangkit dan membutuhkan waktu hingga satu generasi. Komitmen kolektif nasional mengantarkan mereka hingga seperti sekarang. Indonesia? Hehmm.

Sumber: Lupakan Amerika, Pendidikan di Finlandia yang Terbaik Sedunia dengan sedikit editing.

44108 x dibaca 🙂 Sahabat punya cerita di tempat lain, yuk kirimkan artikelnya via email ke berita@sekolahjepang.com.

Share SHARE

Rajin Membaca Pangkal Pandai, silahkan Sahabat :

PPI AIDAI (komsat Ehime University), Korda Shikoku, Jepang
Culture Shock malam pertama di Jepang
Mensyukuri Indonesia kita (menetapi ibadah)
Temanku di dunia maya Jepang
Bagaimana memberikan presentasi yang baik dan efektif?
Hebatnya kereta api Jepang
Festival Dogo Onsen di Ehime (Musim Semi)
Lomba Video klip 15 detik: 'From Indonesia with Love: Ganbare Nippon!'
Selamat bersenang-senang di kelas I SD Jepang!
Buat Kartini Indonesia: "Ibu Jepang dilarang sakit!"
Bahasa Jepang - Bahasa Indonesia (kapan/when)
Bahasa Jepang - Bahasa Indonesia (mana, dimana)
30 foto TSUNAMI Jepang, 11-3-2011: sebelum dan sesudah
Bagus mana pendidikan Jepang atau Finlandia? (Bagian I)
Bagus mana pendidikan Jepang atau Finlandia? (Bagian II)
Penerimaan Siswa SD Jarak Jauh Jepang-Indonesia TA 2013-2014
Beasiswa Sekolah S2-S3 Jepang via LPDP Depkeu-Kemdikbud-Depag untuk Umum Sepanjang Tahun
Download Pedoman Beasiswa Pendidikan Luar Negeri S2-S3 DIKTI KEMDIKNAS
Apa sajakah persiapan menghadapi ujian S3 di Jepang?
Wawancara LPDP 2016 Mulai Berbahasa Inggris
BELAJAR ZONASI PSB DI JEPANG