Menu Close

Bantuan Langsung Sementara Masyarakat di Jepang

besarnya bantuan anak kodomo teate atau jido teate di JepangSekolahJepang.com, Akibat BBM naik, rencananya Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) bagi orang miskin dan sangat miskin akan segera dikucurkan. Kabarnya akan digenjot pula proyek padat karya pembangunan infrastruktur pedesaan berbasis sumber daya lokal. Lagi-lagi Indonesia berurusan dengan BBM, orang miskin, lapangan pekerjaan dan infrastruktur. 

Lalu bagaimanakah pemerintah Jepang mengatasi urusan BBM, orang miskin, lapangan pekerjaan dan infrastruktur? Apakah mereka bagi-bagi duit mirip BLSM? Waduh, banyak hal yang dapat diceritakan. Namun kali ini Bantuan Langsung Sementara Masyarakat di Jepang menarik diangkat ke permukaan.

Selain beasiswa khusus bagi para pelajar/mahasiswa, masyarakat Indonesia di Jepang dapat memperoleh Bantuan Langsung Sementara Masyarakat dari Pemerintah Jepang. Apa saja itu? 

1. Kodomo teate (Per 1 April 2012: Jido Teate)

Kodomo teate (atau saat ini berubah menjadi Jido teate) adalah bantuan uang bulanan bagi orang tua (tidak harus miskin) yang memiliki putra/putri dari 0 tahun hingga lulus SMP. Besarnya bervariasi tergantung usia dan urutan putra/putri (lihat gambar di atas). Permohonan, pendaftaran dan penjelasan rinci lainnya ada di sini.


2. Bantuan Melahirkan

Biaya melahirkan di Jepang sangatlah besar, sekitar ¥ 400.000 (sekitar Rp 40 juta). Pasca melahirkan, Pemerintah Jepang  meminta para ibu untuk menginap di rumah sakit bersalin minimal 5 hari guna memulihkan kondisi ibu dan anak. Bagi ibu hamil yang miskin atau tidak membayar pajak, fasilitas keringanan biaya persalinan dapat diajukan ke pemerintah setempat. Ongkos ¥ 400.000 pun terpangkas menjadi ¥ 80.000 saja. Lumayan kan? Masih nombok banyak? Kalau masih, silahkan mengajukan bantuan Pemerintah Jepang berikutnya bagi ibu yang melahirkan sebesar ¥ 420.000 (sebelumnya: ¥ 350.000). 

3. Bantuan Berobat 

Penduduk miskin yang tidak membayar pajak, termasuk para mahasiswa/pelajar Indonesia di Jepang bisa menikmati bantuan berobat dari pemerintah sebesar 70% dari total biaya. Sedangkan bagi putra/putri yang masih berumur di bawah 6 tahun (atau lebih namun belum masuk jenjang SD), tersedia bantuan pembayaran 100% oleh Pemerintah Jepang alias gratis, termasuk di dalamnya vaksin dan pemeriksaan kesehatan berkala.     

4. Bantuan Sekolah

Mengeyam pendidikan dasar (TK/SD) dan SMP di Jepang merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa/pelajar yang membawa putra/putrinya ke Jepang. Mengapa? Selain pendidikan karakternya yang maju, Pemerintah Jepang menggratiskan biaya sekolah, kecuali beberapa biaya berikut ini:

a. Seragam sekolah, jas sekolah (saat musim dingin), pakaian olah raga, dan pakaian renang.

b. Perlengkapan sekolah, seperti: tas, buku tulis, buku komunikasi guru-orang tua, buku PR, penghapus, penggaris, rautan, tinta dan pen kanji.

c. Makan siang.

d. Kegiatan Parent and Teacher Association (PTA).

e. Biaya lainnya, semisal: pembelian kado bersama apabila guru pindah sekolah. 

Berkat bantuan-bantuan pemerintah di atas, menjalani kehidupan di Jepang sebagai warga kelas bebas pajak tidaklah terlalu sulit (NB: orang miskin di Jepang hanya berpendapatan sekitar ¥ 180.000/bulan dengan beban 4 anggota keluarga). Nah, apakah kini dengan BBM baik/BLSM mengucur akan mampu membantu masyarakat miskin kita? 

Penulis: Atus Syahbudin

48926 x dibaca 🙂 Sahabat punya cerita di tempat lain, yuk kirimkan artikelnya via email ke berita@sekolahjepang.com.

Posted in JEPANG MAJU, MENGAPA?, Keluarga Jepang, KESEHATAN, SD Jepang, SEKOLAH DAN PERNIKNYA, SMP Jepang, SOP Jepang, SOSIAL DAN BUDAYA, TK Jepang

Artikel Penting Terkait

4 Comments

  1. Roufiq

    Hal ini menurut saya bisa berjalan karena warga Jepang yang mempunyai harga diri yang tinggi, yang mungkin akan merasa malu jika mengambil yang bukan haknya, atau terus menerus bergantung pada pemerintah. Sementara berbeda dengan kondisi di Indonesia, dimana yang “mengaku miskin” nanti lebih banyak demi mendapatkan bantuan langsung dari pemerintah

  2. Sugimin

    Sungguh sangat-sangat menarik., dan itulah yang harus dijelaskan/disiapkan mental orang-orang kita. Pola pikir yang positif…mau diajak kerjasama demi kemajuan sebuah negara., rakyat harus cerdas., dan siap diajak oleh Penguasa/Pemerintah kemana kita menuju.

  3. Singgih

    Bisa dijelaskan lebih lanjut mengenai bantuan melahirkan. apakah bila sudah mendapat potongan hingga hanya membayar 80,000 yen, masih bisa mengajukan bantuan yang besarnya 420,000 yen? bagaimana prosedurnya, apakah sama disetiap city? Ditunggu infonya untuk dua orang Ibu yang rencananya akan melahirkan tahun ini di nagasaki

  4. AdminSekolahJepang

    Sahabat SInggih, potongan hingga hanya membayar 80.000 yen diperuntukkan bagi warga kurang mampu, sedangkan bantuan 420.000 yen diperuntukkan bagi semua Ibu yang melahirkan asalkan mereka mengajukan. Setelah melahirkan, silahkan melaporkan kondisi tersebut ke pemkot tempat Sahabat bertempat tinggal.

    Informasi detail di setiap kota kemungkinan besar sama. Untuk lebih jelasnya silahkan ditanyakan. Semoga mencoba dan jangan lupa berbagi cerita ya di SekolahJepang.com 🙂

Tinggalkan Balasan ke AdminSekolahJepang Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

ようこそ, dapatkan artikel terbaru:

Terima kasih, selamat bergabung. Salam hormat kami, Atus Syahbudin & admin bersama SekolahJepang.com

Follow

Get every new post delivered to your Inbox

Join other followers