4 Poin Serunya Lebaran di Tokyo

SekolahJepang.com, Sholat Idul Fitri 1434 H di Tokyo diadakan di beberapa tempat. Adalah Balai Sekolah Republik Indonesia di Tokyo (SRIT) menjadi salah satu tempat penyelenggaraan terpopuler di sini.

Sholat Idul Fitri di Balai Sekolah Republik Indonesia di Tokyo, sumber, KBRI Tokyo

Sholat Ied di Balai SRIT (foto gedung dan peta jalan di sini) dilakukan dalam 2 gelombang, yakni pukul 07.30 dan 08.30. Sebagian besar halaman luar, sport hall dan lantai 4 ditempati oleh jamaah pria, sedangkan kantin, lantai 2 dan 3 diperuntukkan bagi jamaah wanita. Arus keluar masuk jamaah pun di atur sedemikian ketat agar kelancaran sholat Ied dalam 2 gelombang sesuai yang diharapkan. Maklumlah akses jalan dan fasilitas yang tersedia masih relatif terbatas. SRIT berada di tengah-tengah perkampungan penduduk yang sangat padat.    

Sesudah selesai mendengarkan khutbah hari raya, jamaah pun berbondong-bondong mengikuti Open House Lebaran di Wisma Duta  Besar RI (KBRI) Tokyo. Walau panas masih sangat menyengat, kira-kira 30-35C, kabarnya lebih dari 3500 WNI dan tamu undangan meramaikan hajatan KBRI kali ini. Tidak hanya dari Tokyo, pesertanya juga datang dari berbagai penjuru Jepang. Penulis sendiri yang datang jauh-jauh dari Ehime-ken-pun sempat berkenalan dengan salah satu jamaah dari Fukushima dan Gunma. Nah biar gak penasaran, untuk liputan berita lengkap dari KBRI Tokyo dapat Sahabat nikmati di sini.

Silaturahim dengan banyak jamaah dari berbagai penjuru di Jepang adalah poin pertama serunya lebaran di Tokyo. Coba bayangkan, dalam satu waktu Sahabat bersua dengan wajah-wajah WNI nan penuh ceria dari Sabang sampai Merauke. Sahabat juga mengenal sebagian di antaranya. Wow, ndak habis-habisnya bicara deh, kangen-kangenan pula, kagak sempat tuh makan ketupatnya 😀 

Poin seru kedua, pastilah nikmatnya makanan Indonesia ala KBRI Tokyo. Nasi lontong, sambal rempelo ati, telur balado, dan krupuk sangat menggoda lidah Indonesia bukan? Hanya saja haruslah pandai-pandai mencuri waktu di sela-sela merajut tali silaturahim bersama semua jamaah yang hadir. Jangan khawatir, KBRI memberikan toleransi hingga pukul 14.00 JST. Kalau lagi beruntung, Sahabat dapat juga membawa pulang makanan panitia yang belum habis 😀 (hehehe pengalaman deh) dengan catatan ikut membantu membereskan meja, kursi dan kebersihan lokasi. Sambil tanya-tanya di bagian rumah tangga KBRI Tokyo: “Bu, kalau ada lowongan arubaito, jangan lupa saya dikabari ya?” Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui 😀   

Poin seru ketiga, mungkin jabat tangan dan foto bareng Pak Dubes jadi incaran Sahabat. Kalau memang demikian, open house-lah saat yang paling tepat. Selain beliau, siap berfoto bersama juga Bapak-Bapak Atase dan staf kedutaan lainnya. Bahkan para tamu undangan lainnya, seperti: para artis dan pejabat Jepang.

Poin seru keempat adalah wisata lebaran di Tokyo dan sekitarnya. Suka jajan atau jalan-jalan bersama keluarga pasca silaturahim lebaran? Tepatlah saatnya apalagi ujian telah selesai, pas liburan musim panas dan berada di Tokyo. Pilihan destinasi tersedia banyak. Sebut saja: Disney Land, tiruan jembatan Washington dan patung liberty di Odaiba atau pusat perbelanjaan besar di Akihabara dan pasar Ueno. PERINGATAN: musim panas menyebabkan banyak orang Jepang menggunakan pakaian dengan “tidak sopan”. Waspadalah, waspadalah!  

Jembatan Washington dan patung liberty di Odaiba Jepang

Patung Liberty berlatarkan Jembatan Washington di Odaiba Jepang

Adakah lagi poin seru lainnya? Apabila masih ada, yuk meluncur langsung saja di kolom komentar. Pengalaman Sahabat sangat kami nantikan 🙂  

Akhirnya, penulis juga mengucapkan: 

Selamat Idul Fitri 1434 H. Mohon maaf lahir dan batin 🙂   

Jabat erat, Atus Syahbudin

26174 x dibaca 🙂 Sahabat punya cerita di tempat lain, yuk kirimkan artikelnya via email ke berita@sekolahjepang.com.

Share SHARE

Rajin Membaca Pangkal Pandai, silahkan Sahabat :