Tokyo Metropolitan Small & Medium Enterprise BELUM Butuh Pekerja Indonesia

Screen shoot website Tokyo Metropolitan Small Medium Enterprise Support Center

Screen shoot website Tokyo Metropolitan Small Medium Enterprise Support Center

 

Kenshusei (研修生) dari Indonesia apakah dibutuhkan lagi di Tokyo Metropolitan Small & Medium Enterprises Support Center? Itulah rumor yang sedang beredar bahwa Tokyo Metropolitan Small & Medium Enterprises Support Center sedang membuka kesempatan bekerja di Jepang (kenshusei/研修生) di bidang bangunan.

Tommy Prima, seorang mahasiswa Indonesia di Jepang yang juga mantan kenshusei (研修生) pada Senin kemarin, 11 April 2016, melakukan cross check (kakunin,  かくにんする,  確認する) via telepon langsung untuk menanyakan apakah benar Tokyo Metropolitan Small & Medium Enterprises Support Center sedang membuka kesempatan bekerja (kenshusei/研修生) di bidang bangunan di Jepang?

Pihak Tokyo Metropolitan Small & Medium Enterprises Support Center menegaskan bahwa lowongan pekerjaan itu (lowongan kenshusei (研修生) di bidang bangunan) adalah tidak benar. Bahkan pasca peneleponan tersebut, Tokyo Metropolitan Small & Medium Enterprises Support Center segera memasang pengumuman resmi sebagaimana screen shoot website di atas.

Website resmi perusahaan Tokyo Metropolitan Small & Medium Enterprises Support Center menyatakan bahwa calon pekerja yang berminat agar berhati-hati dengan informasi yang mengatasnamakan perusahaan Tokyo Metropolitan Small & Medium Enterprises Support Center yang belum jelas. Saat ini perusahaan sama sekali tidak membutuhkan tenaga kerja kenshusei (研修生) di bidang bangunan.

Apabila dijumpai pengumuman yang mengatasnamakan Tokyo Metropolitan Small & Medium Enterprises Support Center besar kemungkinan website perusahaan telah dibobol oleh para penipu dengan menggunakan virus atau cara lainnya.

Di tempat terpisah, Syaifullah Amerta, seorang WNI yang masih aktif bekerja di Jepang juga memperoleh hasil klarifikasi yang sama.

“Saya tadi mendapatkan informasi dari teman saya yang bekerja di JITCO Jepang bahwa info tentang perekrutan tenaga kerja 1.500 orang untuk pembuatan stadium olimpiade itu tidak jelas adanya.”

Demikian, semoga lebih berhati-hati.

70 x dibaca 🙂 Sahabat punya cerita di tempat lain, yuk kirimkan artikelnya via email ke berita@sekolahjepang.com.

Share SHARE

Rajin Membaca Pangkal Pandai, silahkan Sahabat :