Wisudawan Plus: Sarjana Mubaligh, Artis, PKM-ERS & Mapres

Lengkap dan pepak nampaknya tepat untuk menggambarkan calon wisudawan Fakultas Kehutanan UGM periode Februari 2017. Mereka tidak saja berhak menyandang gelar sarjana, namun plus beberapa ketrampilan hidup yang mampu dikuasai sembari menyelesaikan kuliah dalam kurun waktu 4 tahunan. Mereka menyadari akan pentingnya life skill dan manajemen waktu yang baik. Mari simak saja siapa mereka yang mampu berbagi waktu menjadi sarjana plus life skill:

1. Sarjana Mubaligh

Berdakwah merupakan kewajiban tanpa harus menunggu lulus uji kompetensi pendakwah bukan? Namun demikian, proses penyiapannya tidaklah singkat, karena dalil haruslah dikaji dan diamalkan, metode dakwah persuasif perlu dikuasai, lantunan doa dan sairan sepatutnya dihafalkan. Kapankah itu dilakukan?

Kebetulan saya berteman dengan beberapa mahasiswa calon mubaligh. Ternyata sarjana mubaligh telah menjalani prosesi panjang itu di luar waktu kuliah. Makanya jangan remehkan Sarjana Mubaligh, karena biasanya mereka juga memiliki jam terbang mengaji dan berdakwah cukup tinggi. Mereka pernah mengajar anak-anak TPA (cabe rawit) seusia PAUD, TK dan SD. Sarjana Mubaligh juga menjadi macam mimbar di hadapan para remaja dan orang tua berpangkat. Janganlah heran, mereka berhasil secara rutin, disiplin dan kosisten menimba ilmu di Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) maupun menderes di tempat tinggalnya masing-masing secara mandiri.

2. Sarjana Artis

Mahasiswa nyambi artis saya temukan tanpa sengaja pada saat mengoreksi halaman persembahan skripsinya. Bakatnya dipupuk sejak SMP, lalu berlanjut hingga bergabung dengan Unit Paduan Suara Fakultas Kehutanan UGM. Belum puas di kampus, sang mahasiswi pun mencoba menarik suara di panggung hiburan luar kampus. Video aksinya bisa dinikmati pada chanel youtube. Di hari wisuda Sarjana Artis akan menyumbangkan suara emasnya buat civitas akademika yang hadir. So, jangan biarkan berlalu momen ini ya πŸ™‚

3. Sarjana PKM-ers

Saat sepanggung UGM Expo 2015, ada dua pembicara yang bertipe Sarjana PKM-ers. Selain beride luar biasa, ketekunannya dalam meneliti dan menulis tidak diragukan lagi. Selain itu, hobi mereka adalah mengikuti perlombaan PKM/LKTI dari kota ke kota. Sarjana PKM-ers menguasai ketrampilan membuat PPT yang mencerahkan dan melakukan presentasi secara menakjubkan. Maklumlah mereka sudah terlatih tampil di panggung untuk menularkan ide/gagasan dan temuannya dalam waktu terbatas. Ssst, jangan bilang-bilang, mereka juga pulang membawa uang dan piala kehormatan. Hebat bukan?

4. Sarjana Mapres

IPK tinggi dengan segudang prestasi merupakan tuntutan bagi Mahasiswa Berprestasi UGM. Berbagi waktu dengan ketat dan senantiasa berusaha terbaik di semua lini selalu ada di kepala mereka. Mereka terampil belajar di kelas dan tampil maksimal di luar kelas. Nah, pada periode wisuda Februari 2017 ini ada satu Sarjana Mapres Kehutanan UGM. Menjadi MC adalah langganannya.

Selain 4 Sarjana Plus di atas, saya yakin masih banyak lagi yang plus plus plus. Yang penting, jangan sia-siakan waktu untuk belajar, baik di bangku kuliah maupun menabung live skill sebanyak-banyaknya. Sayang lho apabila waktu 4 tahun dihabiskan hanya untuk mendapatkan 1 lembar ijazah S1 😂

Akhirnya, selamat buat para wisudawan Kehutanan UGM Periode Februari 2017 wabil khusus para Sarjana Plus beserta para Dosen Pembimbingnya masing-masing. Semoga Allah memberikan ilmu yang bermanfaat πŸ™‚

Penulis: Atus Syahbudin

139 x dibaca πŸ™‚ Sahabat punya cerita di tempat lain, yuk kirimkan artikelnya via email ke berita@sekolahjepang.com.

Share SHARE