3 Alasan Memilih Ehime University

Ehime-ken atau Provinsi Ehime Jepang lebih dikenal berkat pertaniannya, khususnya buah-buahan dan utamanya buah jeruk. Bila ingat one village one product, maka Ehime konsisten berkonsentrasi untuk memproduksi buah jeruk sebaik-baiknya dan seefesien mungkin. Kini Ehime-ken masih merupakan penghasil buah jeruk terbesar di Jepang, selain hasil pertanian lainnya dan perikanan (jakoten dan ikan thai). Dalam rangka mempelajari cerita sukses Ehime-ken dan Ehime University dalam mengembangkan pertaniannya, Gadjah Mada Ehime Network (GEN) diinisiasi dan dijalankan.

Gadjah Mada Ehime Network (GEN) merupakan hasil kerjasama antara UGM dan Ehime University yang resmi dimulai sekitar tahun 2006/2007. GEN berawal dari komunikasi intensif dan komitmen kuat antara Colledge of Agriculture, Ehime University dan Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Salah satu tokoh kunci yang terlibat adalah Dr. Adi Djoko Guritno yang kala itu menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Namun demikian, jauh sebelum itu beberapa staf pengajar UGM seperti Dr. Haryono Supriyo (Fakultas Kehutanan) telah menimba dan memperdalam ilmu tanah di Colledge of Agriculture. Pun Dr. Erni Johan (mantan staf pengajar UPN; alumni Fakultas Pertanian UGM) sudah lebih dahulu menginisiasi kunjungan laboratorium Prof. Helmi Ehime University ke Fakultas Pertanian UGM. Pada saat GEN terbentuk, exchange lecturer banyak difasilitasi, baik program 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, maupun 1 tahun. GEN juga melibatkan staf-staf pengajar non-UGM untuk belajar di Ehime. Kegiatan GEN semakin berkembang dengan penyelenggaraan Gadjah Mada Ehime Network International Seminar serta mulai menghasilkan lulusan S2 dan S3 dengan beasiswa monbukagakusho. Pada tahun 2010 sampai sekarang kerjasama antara UGM dan Ehime University semakin diperluas dan diwadahi dalam organisasi SUIJI (Six Universities Inititative Japan Indonesia). Keenam universitas tersebut adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Hasanudin (UNHAS), Institut Pertanian Bogor (IPB), Ehime University, Kagawa University dan Kochi University.

Pada saat ini sekitar 25% penduduk Pulau Shikoku diperkirakan akan berkurang, karena pemudanya meninggalkan desa-desa yang mengakibatkan perekonomian Jepang menurun. Untuk itulah rasa bahagia bagi masyarakat pedesaan perlu diciptakan agar pemuda pedesaan tidak bekerja di kota-kota besar. Dalam rangka itulah Ehime University mengembangkan teaching factory bekerjasama dengan industri, pemerintah, dan komunitas setempat. Beberapa model teaching factory di Ehime University, antara lain:

1) plant factory yang berupa green house sangat besar yang dapat menghasilkan buah dan sayur secara hidroponik. Semua proses di dalam plant factory sejak penanaman hingga pemanenan sudah memanfaatkan teknologi tinggi yakni sistem sensor;

2) Pusat Inovasi Industri Kertas hasil kolaborasi lulusan sekolah pascasarjana pertanian, science and engineering, dan kesehatan;

3) Pusat Inovasi Pengolahan Jeruk;

4) kampus lapangan perikanan yang mengembangkan hasil olahan perikanan (jakoten).

Selain itu,  mekanisme promosi kerjasama sosial yang menghubungkan antara Ehime University dan masyarakat di sekitarnya tentu sangat menarik dipelajari.

Penulis: Atus Syahbudin

44 x dibaca πŸ™‚ Sahabat punya cerita di tempat lain, yuk kirimkan artikelnya via email ke berita@sekolahjepang.com.

Share SHARE

Rajin Membaca Pangkal Pandai, silahkan Sahabat :

PPI AIDAI (komsat Ehime University), Korda Shikoku, Jepang
Persiapan sekolah dan tinggal di Jepang
Happy Idul Adha 1429 H di Ehime
PPI Aidai (Ehime University) dalam lensa 2008
Summer Romadhon 2009 di Matsuyama Jepang
Romadhon 1430 di Jepang akhirnya usai, Alhamdulillaah ...
Beasiswa Sekolah Jepang: Yasuda Scholarship Foundation
Update segera data PPI dan Kenshusei, sebelum Gempa Jepang datang lagi!
Duka Jepang, Duka sekolahjepang DOT com
Pemberitaan Media Nasional TIDAK Profesional Terkait Bencana di Jepang 2011
Lomba Video klip 15 detik: 'From Indonesia with Love: Ganbare Nippon!'
Belajar (lagi) musyawarah untuk mencapai mufakat di PPI Aidai
From Indonesia with love, ι ‘εΌ΅γ‚Œζ—₯本!
Pengurus Baru Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Bisa Apa dalam 2 Bulan?
HUT RI ke-68 & Andil Diaspora Indonesia di PPI Jepang