Menu Tutup

3 Cara Belajar Bahasa Asing: Inggris, Arab, Jepang, Mandarin

Keluhan mahasiswa UGM saat mengikuti kuliah tamu Prof. Paul Kessler, Direktur Kebun Raya Tertua di Dunia, Hortus Botanicus Leiden.

Fasih berbahasa asing (Inggris, Jepang, Arab, dan Mandarin) merupakan tuntutan zaman now. Zamannya tanpa batas (borderless) dan era saling terhubung (connecting era). Lalu bagaimanakah dengan yang masih belum siap menyambutnya? Mudah saja: berubahlah segera untuk bisa.

Tiga cara jitu berikut ini bisa membantu Sahabat untuk segera menguasai bahasa asing. Namun, penting untuk diingat-ingat bahwa bahasa itu adalah ketrampilan, bukan hanya pengetahuan saja. Camkan bahwa motivasi belajar bahasa adalah untuk bisa berkomunikasi, bukan pandai menjawab soal bahasa asing. Contoh: Walaupun masih kecil dan belum SD, sahabat sudah fasih berbahasa Indonesia karena sejak lahir terus mempraktekkan Bahasa Indonesia supaya dapat bercakap-cakap dengan Ayah dan Ibu. Saat itu, struktur bahasa belum dipedulikan. Selanjutnya, untuk aturan pemakaian bahasa secara formal baru didapatkan saat di bangku sekolah.

1. Biasakanlah mengucapkan kosakata bahasa asing.

Sahabat perlu mengetahui kosakata bahasa asing sedikit demi sedikit. Caranya dengan mengingat-ingat kosakata tersebut dari (1) kamus bahasa, (2) percakapan dengan warga negara asing (WNA), baik secara langsung maupun tidak langsung (video internet, rekaman HP, dll.). Boleh dengan menghafalkan, tetapi agar membekas kuat sebaiknya mencoba mengingatnya dengan jembatan keledai, mengaitkannya dengan suatu kejadian, atau menempelkannya pada obyek yang sesuai kosakata itu. Banyaklah bersabar untuk menabung kosakata hari demi hari atau setidaknya minggu demi minggu dalam rangka memperkaya pengetahuan akan kosakata bahasa asing.

Berikutnya mencoba untuk melafalkannya berkali-kali. Memiliki Sahabat WNA pastilah akan sangat membantu. Namun bisa juga memanfaatkan google translate, klik pada bagian voice dan listen. Pada Kampung Inggris, bahkan diharuskan (dipaksa) berbahasa Inggris setiap hari. Bolehlah, bisa karena terpaksa.

2. Bergaulah dengan WNA

Belum berani? Mari, mencoba dari yang paling mungkin dicoba. Secara berkala Sahabat berwisata ke obyek yang banyak dikunjungi WNA, seperti: Kraton Yogyakarta dan Candi Borobudur. Tiket masuk kraton tidaklah mahal. Di dalam obyek ini sangatlah mudah bertemu dengan WNA atau minimal tourist guide. Sahabat bisa magang menemani guide. sembari ikut mendengarkan penjelasannya. Sesekali memberanikan diri berbicara langsung dengan turis asingnya. Contoh: “What is your name?” (speaking).
Kala berani mencoba dan bisa memahami jawabannya (listening), biasanya kepercayaan diri akan meningkat. Semangat pun demikian dalam menambah kosakata lainnya yang mungkin tadi belum dipahami, semisal terkait kraton dan hal terkait lainnya.

3. Belajar bahasa asing dan menikmati luar negeri via online.

Nah, Sahabat bisa juga melihat video WNA via YouTube dan berlatih mendengarkan percakapan mereka. Keadaaan di sekitarnya perlu juga dinikmati seakan-akan Sahabat akan ke sana pada suatu hari nanti. Enjoy dengan pemandangan di luar negeri, bentuk bangunan, budaya, makanan, dll. Semua ini mampu menaikan hormon kesemangatan belajar bahasa asing.

Baik, sementara 3 cara ini dulu ya. Lain waktu bisa dilanjutkan dengan cara jitu belajar bahasa asing (Inggris, Jepang, Arab, dan Mandarin) berikutnya. Bila Sahabat mempunyai cara jitu lain tolong menuliskan pada kolom komentar di bawah ini ya. Makasih.

41 x dibaca 🙂 Sahabat punya cerita di tempat lain, yuk kirimkan artikelnya via email ke berita@sekolahjepang.com.

Posted in LAIN-LAIN

Artikel Penting Terkait

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

ようこそ, dapatkan artikel terbaru:

Terima kasih, selamat bergabung. Salam hormat kami, Atus Syahbudin & admin bersama SekolahJepang.com

Follow

Get every new post delivered to your Inbox

Join other followers